BUKABACA.ID. MAROS. Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Maros terus berupaya meningkatkan kontribusi sektor pariwisata terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Hingga akhir Agustus 2025, sektor pariwisata baru menyumbang Rp1,9 miliar atau 21,30 persen dari target Rp9 miliar.
Kepala Disparpora Maros, Suwardi Sawedi, mengakui capaian ini masih rendah, namun pihaknya optimis akan terjadi lonjakan pada triwulan IV tahun 2025.
“Kondisi sosial ekonomi masyarakat yang masih lesu membuat kunjungan wisata belum maksimal. Namun, tren biasanya meningkat menjelang akhir tahun, apalagi saat libur panjang dan momentum keagamaan,” jelas Suwardi, Senin (8/9/2025).
Ia menyebutkan, sektor pariwisata tetap menjadi salah satu pilar penting dalam mendukung PAD Kabupaten Maros. Untuk itu, berbagai langkah strategis telah dipersiapkan, termasuk promosi destinasi wisata unggulan, peningkatan kualitas layanan, dan kolaborasi dengan pelaku usaha pariwisata.
“Pariwisata Maros memiliki potensi besar. Dengan sinergi bersama komunitas dan stakeholder, kami yakin kontribusi PAD bisa meningkat signifikan. Target Rp9 miliar tetap kami optimalkan hingga akhir tahun,” tegasnya.
Suwardi juga menekankan bahwa pariwisata tidak hanya berorientasi pada pendapatan, tetapi juga pada pemberdayaan masyarakat lokal dan penciptaan lapangan kerja.
“Setiap wisatawan yang datang, pada dasarnya juga menggerakkan ekonomi masyarakat. Ini yang ingin terus kita dorong, agar pariwisata Maros memberi dampak luas,” tambahnya.
Meski masih di angka 21 persen, Suwardi Sawedi optimis sektor pariwisata bisa berkontribusi lebih besar terhadap PAD di penghujung tahun 2025.
Sementara itu, Sekda Maros Andi Davied Syamsuddin menegaskan secara keseluruhan Pemkab Maros tetap percaya diri mengejar target PAD.
“Memang ada beberapa sektor yang masih rendah, termasuk pariwisata. Namun, pengalaman tahun-tahun sebelumnya, penerimaan PAD biasanya melonjak di triwulan IV.
Kami optimis realisasi akhir tahun bisa tembus 96–98 persen,” jelasnya.
Ia menambahkan, sejumlah sektor telah menunjukkan kinerja baik, seperti RSUD dr. La Palaloi dengan capaian Rp47,2 miliar atau 85 persen dari target Rp55 miliar, serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) yang sudah mencapai 89 persen dari target.
“Dengan kerja sama seluruh OPD, kami yakin target PAD Maros bisa tercapai sesuai harapan,” pungkasnya.

Komentar
Posting Komentar