Langsung ke konten utama

Kemenpar RI Apresiasi Dolli Tukamasea, Pemkab Maros Target 10 Besar Desa Wisata Nasional. Paparkan Tema Sustainable Tourism



BUKABACA. JAKARTA– Kabupaten Maros kembali mencatat prestasi membanggakan di sektor pariwisata. Desa Wisata Dolli Tukamasea berhasil masuk 60 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2025 yang digelar Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf RI).

Bupati Maros, Chaidir Syam, menyampaikan rasa syukurnya atas capaian tersebut. 

Menurutnya, masuknya Dolli Tukamasea dalam 60 besar merupakan hasil kerja sama banyak pihak, mulai dari desa, pemerintah daerah, organisasi pariwisata, hingga masyarakat desa yang aktif menjaga dan mengembangkan potensi wisata.

“Alhamdulillah, Dolli Tukamasea bisa menembus 60 besar ADWI 2025. Ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus meningkatkan kualitas desa wisata, baik dari sisi atraksi, fasilitas, maupun pelayanan. Pemkab Maros siap memberikan dukungan penuh agar Dolli Tukamasea bisa bersaing menuju 10 besar nasional,” ujar Chaidir, Jumat (19/9/2025)

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Maros, Suwardi Sawedi, menambahkan bahwa pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk memperkuat kesiapan Dolli Tukamasea. 

Mulai dari pendampingan pengelolaan desa wisata, penguatan SDM, hingga peningkatan infrastruktur penunjang pariwisata.

“Kami sedang mematangkan berbagai persiapan, termasuk pelatihan pemandu wisata, peningkatan kapasitas homestay, dan promosi digital. Target kami bukan hanya masuk 10 besar, tapi juga menjadikan Dolli Tukamasea sebagai role model desa wisata berkelanjutan di Maros,” jelas Suwardi.

Apresiasi juga datang dari Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Ni Luh Enik Ermawati (Ni Luh Puspa). Ia menilai Dolli Tukamasea memiliki keunikan tersendiri yang bisa menjadi daya tarik wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.

“Kami mengapresiasi capaian Desa Wisata Dolli Tukamasea. Dengan keindahan alam dan budaya lokal yang khas, ditambah dukungan pemerintah daerah yang solid, saya yakin desa ini punya peluang besar masuk 10 besar ADWI 2025,” ungkapnya.

Sementara itu, Makmur, Kepala Desa Tukamasea, menyebut Wisata Dolli Tukamasea menyatakan optimismenya. Ia percaya dengan kerja sama semua pihak, desa wisata ini mampu membawa nama Maros lebih harum di tingkat nasional.

“Kami optimis bisa masuk 10 besar. Ini bukan hanya tentang kompetisi, tetapi juga tentang bagaimana desa kami bisa semakin dikenal dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” ujar Makmur.

Dengan capaian ini, Maros semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu daerah tujuan wisata unggulan di Sulawesi Selatan, seiring dengan reputasi kawasan UNESCO Global Geopark Maros-Pangkep.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dekranasda Maros Gelar Beragam Lomba dan Workshop Digital untuk Pelaku UMKM

BUKABACA.ID. MAROS –  Maros — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) ke-45, Dekranasda Kabupaten Maros menggelar sejumlah agenda perlombaan dan pameran produk lokal yang berlangsung meriah di Gedung Serbaguna Kabupaten Maros, Selasa (14/11/2025). Kegiatan tahun ini mengusung tema “Perajin Berdaya Mendunia”, sebagai wujud semangat untuk menguatkan kapasitas para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta perajin lokal agar mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional. Fitriani, Ketua Panitia, kepada awak media. “Alhamdulillah, hari ini Dekranasda Kabupaten Maros kembali bisa melaksanakan kegiatan HUT Dekranasda dengan semangat dan antusiasme yang luar biasa dari para pelaku UMKM dan masyarakat,” ujar fitri dalam sambutannya. Fitriani, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Dekranasda Kabupaten Maros, menjelaskan bahwa dalam rangkaian kegiatan HUT kali ini terdapat sejumlah lomba dan kegiatan edukatif yang melibatkan ...

Tingkatkan Minat Belajar Outing Class, SPNF SKB Ujung Pandang Nobar Film “Pulang Tak Harus Rumah”

Bukabaca.id — Makassar —  SPNF SKB Ujung Pandang menggelar agenda kunjungan Outing Class di salah satu Mall Kota Makassar, pada kesempatan ini seluruh peserta diberikan tugas menulis rangkuman tentang film layar lebar yang baru saja tayang di Studio CGV Phinisi Point Mall. Kamis lalu (18/1/2023) Adapun film layar lebar yang di tonton oleh peserta SPNF SKB Ujung Pandang berjudul “Pulang Tak Harus Rumah” film yang disutradarai oleh Rusmin Nuryadin memiliki tujuan khusus, yaitu memperkuat pendidikan karakter, karena hal ini sangat relevan dengan situasi saat ini. Makanya film ini akan ditujukan kepada penonton dari kalangan siswa SD, SMP, dan SMA. Kepada awak media, Kepala SPNF SKB Ujung Pandang, Dra. Hj. Sitti Halija, M.Pd mengatakan, kami mengajak seluruh siswa untuk melihat secara langsung tentang alur cerita dari film ini, yang dimana di latar belakangi dengan budaya Bugis dan Makassar. Dengan nilai-nilai dan makna dari tontonan yang ditampilkan sangat relevan dengan situasi sekar...

Logo Pariwisata Kabupeten Maros

Berikut adalah penjelasan lengkap tentang logo/branding Pariwisata Kabupeten Maros. MAROS EXPLAIN CELEBES    (MAROS EXOTIC PLACE IN CELEBES)            Sumber: Dinas Pariwisata Dan Kebudayaan Kabupaten Maros ON S...