Bukabaca.id. Maros- Sulsel. - Sebanyak 80 kepala desa dari 14 kecamatan di Kabupaten Maros mengikuti retret orientasi kepemimpinan di Markas Brigif 3/TBS Kostrad Kariango, Kecamatan Tanralili, Kamis (21/8/2025).
Kegiatan ini akan berlangsung selama empat hari, mulai Kamis, 21 Agustus hingga Minggu, 24 Agustus 2025, dengan mengusung tema “Dari Desa untuk Indonesia”.
Retret dibuka langsung oleh Bupati Maros, AS Chaidir Syam, didampingi Wakil Bupati Maros, Muetazim Mansyur.
Bupati Chaidir menegaskan, kepala desa merupakan ujung tombak pemerintahan, sehingga penguatan kepemimpinan menjadi sangat penting.
“Pelatihan ini kami kemas dalam bentuk retret agar lebih efektif,” ujarnya.
Menurut Chaidir, materi yang diberikan mencakup bela negara, wawasan kebangsaan, hingga penyusunan rencana pembangunan desa.
“Memang kepala desa tidak lagi dituntut berperang di medan tempur, tetapi harus mampu berperang melawan kemiskinan, stunting, dan menjaga ketahanan pangan,” tegas mantan Ketua DPRD Maros itu.
Ia juga berpesan agar semangat yang diperoleh selama retret dibawa ke kehidupan sehari-hari di desa.
Sementara itu, Ketua Saoraja Institute, Amul Hikmah Budiman, selaku lembaga pelatihan yang mendampingi kegiatan ini, menjelaskan bahwa kurikulum retret terdiri dari 60 persen materi bela negara dan kebangsaan yang dikawal langsung Kostrad, serta 40 persen sisanya berupa pendidikan birokrasi kepemimpinan, capacity building, dan lainnya.
“Selain materi kelas, peserta juga akan mendapat pelatihan lapangan seperti baris-berbaris dan halang rintang, tentu menyesuaikan hasil medical checkup,” jelasnya.
Menariknya, di akhir kegiatan peserta akan menerima rapor penilaian, bahkan tiga peserta terbaik akan diumumkan oleh fasilitator.
Salah satu peserta, Kepala Desa Sudirman, Lenny Marlina, mengaku sangat mengapresiasi kegiatan ini.
“Retret ini sangat bermanfaat, selain menumbuhkan kekompakan antarkepala desa, juga menanamkan semangat bela negara yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Disiplin mulai dari bangun pagi hingga pola makan menjadi pembelajaran berharga bagi kami semua,” pungkasnya.

Komentar
Posting Komentar