Langsung ke konten utama

Pendaki Viral Agam Rinjani Kunjungi Maros, Apresiasi Potensi Wisata Alam dan Ingatkan Soal Keamanan

 


Bukabaca.id— MAROS— Sosok Agam Rinjani kembali menjadi perhatian publik. Pendaki asal Sulawesi Selatan yang sempat viral karena aksi heroiknya mengevakuasi jenazah pendaki Brasil, Juliana Marins, dari jurang Gunung Rinjani, Lombok, kini menyambangi Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.


Dalam unggahan di akun Instagram resmi Bupati Maros, H.A.S. Chaidir Syam, terlihat Agam tiba di Rumah Jabatan Bupati pada Minggu, (13/7/2025) dan disambut langsung oleh orang nomor satu di Kabupaten Maros tersebut.


Chaidir Syam menyampaikan apresiasinya atas kunjungan Agam ke Maros. Ia mengaku senang karena Agam menunjukkan ketertarikan terhadap potensi wisata yang ada di daerahnya.

“Kami dari Pemerintah Kabupaten Maros mengucapkan terima kasih karena Agam telah menyempatkan waktunya datang dan melihat langsung potensi wisata alam yang kami miliki,” ujar Chaidir.


Agam yang dikenal sebagai pendaki berpengalaman dan pegiat alam terbuka ini pun memberikan kesan positif selama kunjungannya.


Pria asal Antang, Kota Makassar itu mengakui kekayaan alam Maros sangat layak dikembangkan, terutama untuk wisata petualangan.


“Di Maros sebenarnya banyak wisata adventure, ada banyak karst, gua, sungai, dan semuanya layak sekali untuk dikunjungi. Tapi satu hal penting, perhatikan selalu faktor keselamatan atau safety,” ujar Agam,







Pemusnahan 746 Arsip Lama, Pemkab Maros Percepat Transformasi Kearsipan


Pemerintah Kabupaten Maros resmi melakukan pemusnahan sebanyak 746 berkas arsip inaktif dari tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yakni Dinas Tata Ruang dan Perumahan, Dinas Lingkungan Hidup, serta Dinas Pertambangan dan Energi. Arsip-arsip tersebut berasal dari kurun waktu 1995 hingga 2019, dan pemusnahan dilakukan di Lapangan Pallantikang pada Senin (21/7/2025).


Pemusnahan arsip ini telah mendapatkan persetujuan resmi dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) dan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan Pasal 65 ayat (2) Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2012, sebagai pelaksanaan dari Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan.


Bupati Maros, AS Chaidir Syam, menegaskan bahwa pemusnahan arsip ini merupakan wujud keseriusan pemerintah daerah dalam menjalankan tata kelola arsip yang profesional dan akuntabel.


“Kami memastikan arsip yang dimusnahkan adalah arsip yang telah habis masa retensinya dan tidak memiliki nilai guna lagi, sesuai hasil penilaian Panitia Penilai Arsip Kabupaten Maros dan berdasarkan Jadwal Retensi Arsip (JRA) yang berlaku,” ujar Chaidir.


Ia menjelaskan bahwa sebelum dilakukan pemusnahan, pemerintah daerah terlebih dahulu melakukan proses seleksi yang ketat terhadap arsip-arsip yang diajukan untuk dimusnahkan.


“Proses pemusnahan ini melewati tahapan panjang, mulai dari penilaian, verifikasi, hingga memperoleh persetujuan dari ANRI. Kami juga menjamin bahwa pemusnahan dilakukan secara tertib, aman, dan sesuai prosedur, guna menghindari kebocoran informasi,” lanjutnya.


Lebih lanjut, Chaidir yang juga menjabat sebagai Ketua PMI Kabupaten Maros, menyebut bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar mengurangi tumpukan dokumen fisik, tetapi juga merupakan langkah strategis dalam menciptakan efisiensi ruang penyimpanan, sekaligus mendorong percepatan transformasi digital di lingkungan Pemerintah Kabupaten Maros.


Sebagai informasi, arsip yang dimusnahkan merupakan arsip inaktif dengan masa retensi lebih dari 10 tahun. Arsip-arsip tersebut telah melewati masa simpan sesuai ketentuan JRA, dan telah dinyatakan tidak memiliki nilai guna administratif, hukum, maupun historis.












Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dekranasda Maros Gelar Beragam Lomba dan Workshop Digital untuk Pelaku UMKM

BUKABACA.ID. MAROS –  Maros — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) ke-45, Dekranasda Kabupaten Maros menggelar sejumlah agenda perlombaan dan pameran produk lokal yang berlangsung meriah di Gedung Serbaguna Kabupaten Maros, Selasa (14/11/2025). Kegiatan tahun ini mengusung tema “Perajin Berdaya Mendunia”, sebagai wujud semangat untuk menguatkan kapasitas para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta perajin lokal agar mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional. Fitriani, Ketua Panitia, kepada awak media. “Alhamdulillah, hari ini Dekranasda Kabupaten Maros kembali bisa melaksanakan kegiatan HUT Dekranasda dengan semangat dan antusiasme yang luar biasa dari para pelaku UMKM dan masyarakat,” ujar fitri dalam sambutannya. Fitriani, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Dekranasda Kabupaten Maros, menjelaskan bahwa dalam rangkaian kegiatan HUT kali ini terdapat sejumlah lomba dan kegiatan edukatif yang melibatkan ...

Tingkatkan Minat Belajar Outing Class, SPNF SKB Ujung Pandang Nobar Film “Pulang Tak Harus Rumah”

Bukabaca.id — Makassar —  SPNF SKB Ujung Pandang menggelar agenda kunjungan Outing Class di salah satu Mall Kota Makassar, pada kesempatan ini seluruh peserta diberikan tugas menulis rangkuman tentang film layar lebar yang baru saja tayang di Studio CGV Phinisi Point Mall. Kamis lalu (18/1/2023) Adapun film layar lebar yang di tonton oleh peserta SPNF SKB Ujung Pandang berjudul “Pulang Tak Harus Rumah” film yang disutradarai oleh Rusmin Nuryadin memiliki tujuan khusus, yaitu memperkuat pendidikan karakter, karena hal ini sangat relevan dengan situasi saat ini. Makanya film ini akan ditujukan kepada penonton dari kalangan siswa SD, SMP, dan SMA. Kepada awak media, Kepala SPNF SKB Ujung Pandang, Dra. Hj. Sitti Halija, M.Pd mengatakan, kami mengajak seluruh siswa untuk melihat secara langsung tentang alur cerita dari film ini, yang dimana di latar belakangi dengan budaya Bugis dan Makassar. Dengan nilai-nilai dan makna dari tontonan yang ditampilkan sangat relevan dengan situasi sekar...

Pemkab Maros Dukung Peluncuran Program Beasiswa Ruang Kedinasan 2025

  Bukabaca.id— MAROS—  Pemerintah Kabupaten Maros menunjukkan komitmennya dalam memperluas akses pendidikan bagi generasi muda dengan mendukung penuh peluncuran Program Beasiswa Ruang Kedinasan Maros 2025. Ini merupakan hasil kolaborasi antara Ruang Kedinasan Indonesia, Pemkab Maros, dan Dewan Pendidikan Nasional Kabupaten Maros. Founder Ruang Kedinasan Indonesia, Muhammad Aminuddin, Program beasiswa ini dirancang untuk memberikan peluang seluas-luasnya kepada pelajar Maros agar dapat melanjutkan pendidikan ke sekolah-sekolah kedinasan unggulan tanpa terkendala biaya. “Beasiswa yang ditawarkan mencakup pelatihan intensif, modul pembelajaran, tryout rutin, hingga pendampingan personal dalam menghadapi seleksi masuk sekolah kedinasan,” katanya di gedung Creativ Hub Perpustakaan daerah Maros, Sabtu (5/6/2025). Ia juga mengatakan, sebagai bentuk dukungan konkret, Pemkab Maros juga mendirikan Ruang Kedinasan Maros, sebuah fasilitas yang akan menjadi pusat pembinaan, konsultasi, dan...